• Sekilas info

    Photobucket

    Sesungguhnya, peran dan kedudukan wanita dalam Islam sangat istimewa. Islam memberikan tempat bagi kaum wanita untuk tetap berada di rumahnya. Untuk mendapatkan surga-Nya kelak, para istri cukup berjuang di rumah tangganya dengan ikhlas. Tetesan keringat dari istri yang kerja di dapur dinilai sama dengan darah mujahid di medan perang. Sebagaimana yang pernah disabdakan oleh Rasulullah SAW ,

    ''Setiap jerih payah istri di rumah sama nilainya dengan jerih payah suami di medan jihad.'' (HR Bukhari dan Muslim).

    Health Blogs - BlogCatalog Blog Directory

  • About me

    Ibu dari dua orang anak yang lucu dan gemesin, Muhammad Ichsan Ahzami dan Aisyah Shafiya Dwi Lestari


    Profil Facebook Sri Lestari

    > free counters

  • Laman

  • Arsip

Ayam Bakar Solo

Ayam bakarTidak seperti daging sapi, kambing atau ikan yang biasa dimasak setengah matang (rare/medium rare) , ayam harus diolah sampai betul-betul matang. Karena ayam dan daging unggas lain (poultry), juga telor sering menjadi tempat berkembang bakteri salmonella.

Kehati-hatian dengan salmonella ini terutama jika memasak dengan dibakar (barbeque) dimana seringkali daging sudah masak (gosong) di bagian luar tetapi masih mentah di dalamnya. Alasan inilah yang membuat saya lebih sering menggunakan resep ayam yang dimasak dulu (diungkep) sebelum di bakar.

Selain lebih aman dari Salmonella, resep ayam yang diungkep lebih dulu akan menghasilkan masakan yang lebih empuk dan kalau pun tidak disantap segera, tetap empuk, tidak cepat menjadi keras seperti resep ayam bakar tanpa diungkep/dimasak sebelum dibakar.

Salah satu favorit saya dan anak-anak adalah ayam bakar Solo. Empuk, gurih dan sedikit manis. Bisa dimasak sebelumnya, disimpan di lemari es dan dipanaskan (dengan microvawe/ oven) sebentar sebelum dihidangkan.

Ayam bakar Solo paling mantap rasanya ika dibakar memakai arang (barbeque), tapi jika tidak memungkinkan, bisa dipanggang di oven atau grill.

AYAM BAKAR Solo

Bahan:

rendaman ayam bakar1 ekor ayam, potong 4 (besar) atau 8 (sedang)
3 sdm minyak
2 lembar daun salam
2 batang serai (lemongrass), memarkan
5 sdm irisan gula merah. Bisa diganti dark brown sugar atau gula pasir biasa
6 sdm kecap manis
3 sdm air asam Jawa ( tamarind)
500 ml air kelapa. Bisa diganti air biasa + 3 sdm madu (honey).
400 ml santan kental ( 1 kaleng). Kadang-kadang saya tidak memakai santan, diganti air biasa dengan ukuran yang kira-kira sama

Bumbu halus:

bumbu ayam bakar10 buah bawang merah atau 1 buah bawang bombay (onion)
6 siung bawang putih (garlic)
1 ruas kunyit ( 2 cm turmeric atau 1 sdt turmeric bubuk)
1 ruas jahe ( 2 cm ginger)
1 1/2 sdt ketumbar (ground coriander)
2 ruas lengkuas (galangal)

Cara Membuat:

Panaskan minya, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan ayam dan semua bahan lain. Aduk rata dan terus masak hingga bumbu mengental.

Matikan api dan biarkan ayam terendam di bumbu sampai waktu dibakar. Proses ini bisa dilakukan sehari sebelumnya, simpan ayam berbumbu di lemari es sampai menjelang dibakar.

rebusan ayam bakartiriskan ayam bakar

Panggang ayam di atas api (oven/ grill) sampai matang sambil sekali-kali dibalik dan diolesi sisa bumbu.

bakar ayam

Sajikan dengan nasi panas, sambal terasi dan lalapan (salad)

Sumber: http://susilo.typepad.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: